Broker dan Mediator Batubara

Sudah dua bulan ini saya ditugaskan oleh perusahaan tempat saya bekerja untuk mencari areal tambang batubara. Baik itu dengan sistem Join Operation maupun Take Over. Awalnya kelihatannya tugas ini kelihatan sederhana dan gampang, namun ternyata tugas ini tidak segampang yang saya kira. Kalau untuk hal-hal teknis sih sebetulnya sudah ada standar kerjanya dan macam-macam prosedur verifikasinya, namun yang berkaitan dengan hal-hal non teknis yang paling menguras jiwa dan raga.

Misalnya aja, ada serombongan orang - ya betul-betul serombongan - datang kepada saya dan mengaku dari tim sukses dari seorang calon Gubernur Kaltim pada pilkada kemaren dan mengaku-ngaku juga telah sowan ke 'Bapak' di Jakarta - maksudnya Pak Kaning. Kemudian menawarkan setumpuk berkas foto kopian - hahaha yes foto kopian my brother - perijinan areal batu bara. Yah tak lain dan tak bukan sebenernya mereka itu cuman 'broker' atau 'mediator', sebuah penamaan yang mereka sendiri memilihnya dan menyandangnya dengan bangga.

Dan macam-macam tingkah polah para 'broker' atawa 'mediator' itu, namun keberadaan mereka di Samarinda ini sudah sangat kasat mata. Ciri-ciri umum mereka ini adalah; bekerja dalam kelompok 5 s/d 10 orang, sebagian besar berpakaian ala tukang ojek (berjaket dan bertopi), membawa tas kerja berisi dokumen 'foto kopian', nongkrong di lobby hotel (sekedar nongkrong, gak pesen apa-apa). Dan bila menawarkan areal, biasanya juga sekalian menawarkan batubara yang sudah siap dikapalkan, biasanya pokok bahasan pertama dan utama adalah 'fee sukses bersama' yang nantinya bakal dibuat di notaris.

Hahaha kalau ada rekan notaris blogger di sini, saya mohon untuk menuliskan cerita tentang para broker dan mediator ini.

Sebagian besar areal yang ditawarkan berada di wilayah administrasi Kabupaten Kutai Kartanegara, padahal sasaran kami bukan cuma di kabupaten itu aja tapi juga termasuk untuk wilayah Kutai Timur dan Samarinda. Entah kenapa untuk wilayah Samarinda sampai saat ini belum ada yang menawarkan kepada kami. Mungkin juga karena kabarnya tambang batubara untuk wilayah Administrasi Kota Samarinda telah dibagi dua kepemilikan, yang salah satunya setahu kami dipegang oleh 'Bos Abun'.

Ya begitulah dan sampai saat ini satu-satunya progress yang kami capai adalah setumpuk dokumen areal batubara foto-kopian dan bermacam-macam draft perjanjian 'fee sukses bersama'.

foto: On Site oleh deden

emaildeden I have 1 bookmarks
delicious Add me to your Delicious network

19 komentar:

  1. Kk Dedeeeeen... trims udah ngelink :D hihihihi. Saya ngelink balik yaaaa heheheheh :D

    Btw komen-nya open Id yah? :D saya pake IDnyah ponakan aja yaaaaa hehehe...

    -tuteh-

    BalasHapus
  2. Salam Kenal dari Lintas Berita


    Selamat pagi, nama saya Firdaus dari lintasberita.com.
    Lintas Berita adalah situs Indonesian social bookmarking.

    Kami berharap bisa meningkatkan kerjasama dengan posting berita anda di lintasberita.com memasangkan WIDGET Lintas Berita di website Anda sehingga akan lebih mempopulerkan artikel Anda untuk seluruh pembaca di seluruh nusantara dan menambah incoming traffic di website Anda.

    Perlu dipahami bahwa Lintas Berita tidak MENCURI atau MENYUGUHKAN berita2 Anda karena Lintas Berita hanya memberikan LINK berita-berita bagi pengunjung juga berita nya user submit sendiri. Untuk membaca berita, pengunjung akan membaca ke sumber asal berita tersebut.

    Untuk informasi Widget, silahkan melihat : http://www.lintasberita.com/tools.php
    Info baru ! Silahkan mencoba Widget Top 8 dan fasilitas Pencarian Berita yang telah kami tingkatkan

    Link berita di website kami yang berasal dari tulisan di web Anda

    Salam!

    Firdaus

    BalasHapus
  3. Wew....search di google dengan keyword "kutai lama" tab gambar eh nemu nih blog...kalau bleh tau perusahaan apa yang yang sedang anda garaf cafenya ini...? saya asli penduduk desa kutai lama. jujur aja saya gak pernah senang dan sukak kalau area sekitar kampung saya hancur berantakan oleh penguasa investor untuk mengeruk batu hitam dan memindah batu hitam. kekekek gimana yah...saya juga pernah kerja di salah satu perusahaan tambang desa kutai lama,gak perlu saya sebutkan apa namanya...? tapi yang jelas saya sedih melihat proses penambangan dan ketidak adilan terhadap penduduk lokal. kekekeke kalau boleh saya memohon sama anda jika anda memiliki ijin explorasi,jangan sekali-kali anda mau di tekan oleh penguasa-penguasa kampung. ada harus tegas, karena saya sangat tahu bagai mana kondisi di sana. saya bisa di katakan tumbuh besar di sana, saya tidak menjelekkan apa yang ada, tapi kita bicara realita. kalau ada waktu saya mau bertemu dengan anda. contac aja email saya. (phytone@telkom.net) atau(phytone@gmail.com) wassalam.

    BalasHapus
  4. saya mohon informasi harga kalori 56-58 kalo ada berapa harga FOB MVessel dengan pembayaran LC, dan juga informasi batubara dari prusahaan P. deden untuk kalori 55 - 56, tq

    BalasHapus
  5. Pak deden, saya tidak mengerti dengan seluk-beluk bisnis batu bara, yang saya dengar bahwa bisnis batu bara adalah bisnis yang menggiurkan ada beberapa teman saya yang melakukan bisnis ini sepertinya dia hanya seorang perantara saja.saya baru saja mendapat sms dari teman saya yang menawarkan batu bara (sepertinya dia mencari pembeli batu bara) kemudian sms itu saya forward ke teman saya yang biasa bisnis batu bara tapi dia juga perantara saja.
    kemudian di mengatakan "asalkan bisa ketemu orangnya langsung"
    yang saya tanyakan adalah :
    1. Apakah saya sebagai perantara diantara kedua perantara yang dihubungkan bisa dapat bagian dari hasil penjualan tersebut..?
    2. Dari mana dasar perhitungan keuntungan perantara tersebut..? apakah dengan menaikan harga jual / prosentase dari hasil penjualan?

    mohon ilmunya pak di email saya : jicko_male@yahoo.co, / 081347510987

    BalasHapus
  6. pak Deden kalo masih cari lahan tambang, saya ada lahan untuk join operation.mohon kirim L O I.contak person : Agum :agumjuhaeri@yahoo.com /085236288556

    BalasHapus
  7. apabila bapak2 sodara2 ad trouble maslah legal di kuasa pertambangan ato masalah legal yg laen yg membutuhkan penyelesaian cepat ato pengen naek pangkat di bidang kepolisian ato kejaksaan bisa hub saya lewat email....saya ad kenalan orang2 kepolisian dan kejaksaan tinggi negara....semua dijamin beres asal ad duitnya....
    emailnya bos: kangmaspay@yahoo.com

    BalasHapus
  8. iya nih bagi infonya donk tentang batubara sy posisi dilampung sapa tau bisa bantu 087893240172 kipot.

    BalasHapus
  9. apalagi di sebulu ,kutai kartanegara.kita investasi milyaran akan habis disedot warga.macem2 kemauannya ada yg minta fee $ 5/mt,ada yg minta 5 juta begitu tongkang merapat,fee jalan,fee debu,dll.belum sempat produksi kita sudah kecapekan mengahadapi orang2 tsb yg mengatasnamakan warga,laskar dll.kalau ga terpenuhi??bisa habis kita diganggu...

    BalasHapus
  10. hahaha, emang bos...sy dulu juga ex. broker gitu...sampe akhirnya menyerah sendiri. :p bahasa jawanya === mbulet!

    BalasHapus
  11. pak deden saya Sarjana Teknik Pertambangan dan saya juga bekerja di perusahaan kontraktor batubara sebagai site manager di daerah kutai barat,ditempat saya juga ngak kalah pusingnya ngurusi orang-orang lokal yang maunya macam-macam tapi dengan keahlian team kami semua itu bisa diatasi. Mungkin kita bisa saya kurang jelas tujuan pak deden.Mau cari pembeli batubara atau pembeli lahan KP. Mungkin kita bisa saling tukar pengalaman.Hub e-mail saya : toyokaizen@yahoo.co.id

    BalasHapus
  12. sy barusan mempertemukan buyer n pemilik kp yg mau di lepas..mhn info dari rekan2 kira2 brp fee yg umum utk kami.. n yg hrs ngasi fee siapa? apakah pmilik kp or buyer? tks sblmnya.

    BalasHapus
  13. Bisnis batu bara sangat menggiurkan....?gila....!
    broker tiap hari pertemuan...ehe bicaranya soal fee doang.....mengkhayal dapat fee ratusan juta
    jika goal....!teman saya seorang ibu beranak tiga nama 'bisnisnya' katanya Lydia,Atul, Hanny..eheee ganti - ganti nama....emang si pertemuan atawa metting tiap malam. kaga taunya main serong ama Pengusaha 'katanya'bayer dari jakarta,lampung. kalau kaga salah namanya 'Bpk IBRAHIM' eheee broker sekalian jual diri kali
    dan gilanya suami ibu tersebut di campakan, kasihan karna tambang kaga jelas suratnya. rumah tangga berantakan....mungkin di antara bloger ada kenal dengan nama tersebut....dialah broker penipu......

    BalasHapus
  14. Kami ada lahan di batang hari jambi yg mau ditakeover 70% dgn luas 1,100 ha. Izin lengkap. Jika ada yg berminat bisa hub kami di 0812 755 8272 atau email rizrezro@gmail.com (tidak melayani perantara).

    Thanks.

    Romadi

    BalasHapus
  15. Pak Deden kalo mau cari kp.di samarinda ada tinggal kerja mau di TO.langsung ketemu pemilik tidak pakai mbulet.kal6 up.hrg lgsng owner.minat hub saya .pak gatot 081347644314.tanks

    BalasHapus
  16. jaman sekarang untuk menjalin bisnis harus sangat hati-hati dan jangan terburu-buru. diperlukan pengetahuan yg memadai dan insting bisnis yg terasah

    BalasHapus
  17. Kabanyakan pander

    BalasHapus
  18. Bubuhan ikam ini bilang liwar mambahas, nang kaya ampun duit tuh! Pandir harat aja di arak kasana kamari! Mauk!!!

    BalasHapus

Posting yang laen ...